New Post

penderita diabetes 

tidak boleh makan durian..?

durian-5k-fruit-wallpaper-preview

Sebagaimana diketahui banyak orang, penderita diabetes memang sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang tinggi kalori atau tinggi kandungan gulanya. Sayangnya, durian termasuk dalam buah yang tinggi kandungan gula dan kalori. Hanya saja, jika memang ingin mencicipinya, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter untuk mengetahui apakah kondisi kesehatan masih memungkinkan untuk melakukannya atau tidak.

Alih-alih mengonsumsi durian, pakar kesehatan lebih menyarankan penderita diabetes untuk mengonsumsi buah-buahan lainnya seperti apel, avokad, atau melon. Selain itu, konsumsi buah juga sebaiknya dilakukan dengan bervariasi sehingga tidak akan mudah bosan.

Penderita diabetes juga tidak disarankan untuk mengonsumsi buah kering dengan sembarangan. Buah-buahan yang diawetkan, manisan buah, atau buah kalengan juga sebaiknya tidak dikonsumsi karena bisa jadi memiliki pemanis tambahan. Padahal, di dalam buah sebenarnya sudah ada kandungan gula alami atau fruktosa. Meskipun gula alami lebih sehat dari pemanis buatan, tetap saja penderita diabetes harus membatasi asupan gula setiap hari.

Selain itu, penderita diabetes ternyata juga lebih disarankan untuk mengonsumsi buah secara utuh, bukannya yang dijadikan jus demi mendapatkan asupan serat yang cukup. Sebagai informasi, proses pengubahan buah menjadi jus seringkali akan menghancurkan kandungan serat dari buah tersebut.

Batasan makan durian setiap hari

Terlepas dari kondisi kesehatan yang kita miliki, pakar kesehatan menyarankan kita untuk membatasi asupan durian maksimal tiga butir saja. Bahkan, bagi mereka yang memiliki risiko tinggi terkena penyakit jantung, jumlahnya bisa saja lebih sedikit. Hanya saja, pakar kesehatan menyebut batasan ini berlaku bagi siapa saja karena efek dari buah ini bagi kondisi jantung biasanya tidak akan berlangsung dengan cepat.

Sebagai informasi, jika kita mengonsumsi dua buah durian dengan ukuran sedang saja, maka kita sebenarnya sudah mencukupi kebutuhan kalori serta lemak untuk satu hari. Jika kita juga mengonsumsi makanan lain, maka asupan kalori dan lemak bisa berlebihan sehingga bisa memicu peningkatan berat badan atau bahkan peningkatan risiko terkena penyakit kardiovaskular.

Penumpukan timbunan lemak di dalam tubuh memang bisa menyebabkan dampak buruk bagi organ kardiovaskular seperti pembuluh darah yang menjadi lebih sempit atau kaku. Hal ini tentu akan membuat kita lebih rentan untuk terkena serangan jantung, stroke, hingga penyakit kardiovaskular lainnya.

Tidak boleh dimakan setelah berolahraga?

Mengingat kasus makan durian setelah berolahraga yang memicu kematian masih menjadi bahasan warganet, pakar kesehatan pun berusaha untuk meluruskan hal ini. Sebagaimana disebutkan sebelumnya, efek setelah makan durian tidak akan langsung begitu terasa bagi kondisi jantung. Bahkan, sebenarnya di dalam durian terdapat kandungan antioksidan yang bisa mencegah dampak buruk dari radikal bebas dan membantu membuat pembuluh darah menjadi lebih rileks setelah bekerja keras saat berolahraga.

Bisa jadi, pesepeda yang meninggal ini memang sudah memiliki riwayat penyakit jantung atau gangguan pada organ kardiovaskular sebelumnya namun tidak diketahui karena belum pernah melakukan pemeriksaan kesehatan sebelumnya.

Meskipun begitu, mengingat durian termasuk buah yang tinggi kalori, memakannya setelah berolahraga bisa jadi akan membuat olahraga menjadi percuma. Hal ini disebabkan oleh tujuan utama olahraga yang berupa membakar kalori, namun kemudian kita menambah kalori lagi lewat makan durian.