New Post

5 CARA EFEKTIF AGAR TIDAK TERTULAR 

VIRUS COVID-19

Screen_Shot_2020-03-24_at_12_52_38

Ada beberapa hal dasar yang perlu diketahui sebagai upaya mengurangi risiko penularan penyakit yang disebabkan oleh SARS-CoV-2. Apa saja..?

Cara efektif mencegah infeksi COVID-19

Jumlah kasus dan korban jiwa yang terus meningkat membuat masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia sangat waspada terhadap perkembangan wabah COVID-19. Terlebih lagi, ketika di Indonesia sudah dikonfirmasi terdapat dua WNI yang terkena infeksi virus tersebut. 

Maka itu, masyarakat berbondong-bondong mencari tahu bagaimana cara mencegah penyakit COVID-19 agar tidak tertular virus tersebut. 

1. Mencuci tangan dengan air sabun atau alkohol

   Salah satu cara mencegah penyakit COVID-19 adalah mencuci  

   tangan. Mencuci tangan merupakah salah satu kebiasaan sehat    

   yang terlihat sederhana, tetapi ampuh mengurangi risiko penularan

   infeksi virus. 

   Hal ini dikarenakan tangan manusia dipenuhi dengan berbagai   

   macam bakteri dan virus, terutama ketika berada di tempat yang 

   ramai. Patogen yang tersebar dapat menempel di tangan dan lebih

   berisiko menularkan infeksi virus, seperti SARS-CoV-2.

   Selain itu, manusia juga lebih rentan tertular penyakit yang berasal     dari sentuhan tangan pada barang atau percikan cairan orang      

   yang terkena virus. Terlebih lagi, Anda mungkin tanpa sadar sering       menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan yang belum         dicuci. 

   Padahal, ketiga indera tersebut dapat menjadi ‘gerbang utama’

   dari virus dan bakteri masuk ke dalam tubuh. Maka itu, Anda 

   disarankan untuk mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun 

   ketika tangan dalam keadaan kotor. 

   Apabila terlihat bersin, dianjurkan untuk mencucinya dengan      

   antiseptik dan lakukan 6 langkah cuci tangan selama 20-30 detik    

   sebagai cara mencegah COVID-19. 


2. Mengurangi kontak dengan orang sakit

    Selain mencuci tangan, cara lainnya untuk mencegah COVID-19 

    adalah mengurangi hingga mencegah kontak dengan orang sakit, 

    seperti batuk, demam, dan bersin.   

    Metode ini sangat direkomendasikan mengingat penularan      

    COVID- 19 terjadi melalui percikan cairan pasien yang batuk dan      

    bersin. 


Selain itu, ketika Anda merasa tidak enak badan, cobalah untuk berdiam diri di rumah dan gunakan masker ketika sakit. Dengan begitu, Anda tidak menularkan infeksi virus kepada orang lain dan tidak tertular penyakit saat tubuh dalam keadaan tidak sehat. 

3. Melakukan etika batuk dan      pakai masker saat sakit

    Banyak orang yang mengira bahwa penggunaan masker          

    meskipun dalam keadaan sehat merupakan cara efektif

    mencegah COVID-19. Faktanya, tidak demikian. Pemakaian

    masker lebih efektif dilakukan pada orang sakit dan tenaga 

    kesehatan yang sering berkontak dengan pasien yang terinfeksi. 

    Selain itu, penggunaan masker akan lebih manjur ketika 

    digabungkan dengan kebiasaan mencuci tangan seserin

    mungkin. 


    Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika 

    menggunakan masker, seperti:

    ·   Mencuci tangan sebelum memakai masker.

    ·   Menutupi mulut dan hidung agar tidak ada  celah antara wajah 

        dengan masker.

    ·   Menghindari menyentuh masker saat menggunakannya.

    ·   Mengganti masker dengan yang baru ketika terasa lembap.

    ·   Melepas masker dari belakang tanpa menyentuh bagian depan.

    ·   Membuangnya di tempat  sampah tertutup dan segera cuci 

        tangan.

    ·   Tidak mengusap mata, hidung, mulut, dan wajah dengan 

        tangan yang kotor. 

        Selain itu, Anda juga tidak dianjurkan untuk mengusap mata, 

        hidung, mulut, dan wajah dengan tangan yang kotor. 


Kebiasaan tersebut dapat memudahkan virus masuk ke dalam mukosa tubuh, sehingga alangkah baiknya sering mencuci tangan. 

Apabila masker tidak tersedia saat sakit, Anda dapat mengikuti etika batuk dengan benar, yaitu menutupi mulut ketika batuk atau bersin dengan tisu atau menggunakan lengan tangan. 

Ingat, etika batuk dan penggunaan masker saat sakit menjadi salah satu kunci penting dalam cara mencegah COVID-19. 


4. Memasak daging dan telur hingga matang

    Tahukah Anda bahwa cara Anda memasak telur dan daging        

    ternyata perlu diperhatikan untuk mencegah penyakit COVID-19?

    COVID-19 merupakan penyakit zoonoti, yaitu coronavirus

    menggunakan hewan sebagai vektor dan menjangkit manusia 

    ketika daging hewan tidak dimasak dengan matang. Maka itu, 

    Anda perlu memperhatikan kematangan daging dan telur agar 

    tidak terinfeksi virus SARS-CoV-2. 

    Selain itu, menjaga kebersihan ketika berkunjung ke pasar hewan 

    dan mencegah kontak dengan hewan liar tanpa pengaman pun  

    sangat dianjurkan. Hal ini dikarenakan sampai saat ini para ahli  

    belum mengetahui dengan pasti bagaimana penularan virus 

    tersebut, sehingga disarankan untuk tetap berhati-hati. 

5. Menjaga daya tahan tubuh

Sebenarnya, hal yang perlu diperhatikan sebagai salah satu cara mencegah COVID-19 adalah menjaga daya tahan tubuh. Apabila sistem kekebalan tubuh rendah, terutama saat sakit, virus lebih mudah menyerang tubuh, entah itu virus flu maupun SARS-CoV-2. Menjaga daya tahan tubuh cukup sederhana dan muda, seperti:

·  Rutin berolahraga.

·  Makan makanan yang bergizi.

·  Memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral, seperti vitamin C dan 

   D.


Akan tetapi, ada banyak kebiasaan masyarakat Indonesia yang membuat tubuh kekurangan vitamin dan mineral. Kebiasaan yang paling banyak ditemukan misalnya, banyak orang yang malas beraktivitas di luar ruangan. 

Kebiasaan tersebut membuat tubuh jadi jarang terkena sinar matahari yang merupakan sumber utama vitamin D. Kekurangan vitamin D ternyata membuat respon imunitas untuk menyerang virus dan bakteri pun menurun. 

Maka itu, tubuh menjadi lebih rentan terhadap infeksi virus dan penyakit. Tidak hanya berisiko terhadap COVID-19, tetapi sistem kekebalan yang rendah juga menyebabkan gejala semakin parah. 

Oleh karena itu, menjaga daya tahan tubuh sangat penting sebagai cara mencegah COVID-19, baik memenuhi asupan nutrisi dan berjemur di bawah sinar matahari setiap pagi selama 30 menit. 

Beberapa cara mencegah COVID-19 di atas tidak akan lengkap bila Anda tidak update dengan informasi terkini. Mulai jumlah kasus, metode pengobatan, rekomendasi ketika bepergian ke luar negeri dan mengikuti saran dari pelayanan kesehatan resmi.