New Post

Manfaat dan kandungan

nutrisi pada bayam

8-manfaat-mengejutkan-dari-bayam

1. Profil kandungan bayam yang mengesankan

Seperti kebanyakan sayuran lain, bayam pun cenderung rendah kalori. Dalam setiap 100 gram sayur bayam, Anda bisa mendapatkan kalori sebesar 23. Dalam berat yang sama, berikut ini profiil kandungan bayam yang akan Anda konsumsi:

  • Air                        : 91%
  • Protein                : 2,9 gram
  • Karbohidrat       : 3,6 gram
  • Gula                    : 0,4 gram
  • Serat Pangan    : 2,2 gram
  • Lemak                 : 0,4 gram

Sayur bayam merupakan makanan yang rendah kalori

2. Kandungan nutrisi makro dalam bayam

Sayur bayam mengandung karbohidrat, yang sebagian besarnya merupakan serat. Bayam pun mengandung sedikit gula yang hadir dalam bentuk glukosa dan fruktosa.

Serat dalam bayam tergolong sebagai serat tak larut air, yang dilaporkan dapat menjaga kesehatan usus. Serat tak larut air membantu memadatkan feses saat makanan melewati usus, sehingga akan mencegah sembelit atau konstipasi.


3. Kandungan vitamin dalam sayur bayam

Sebagai makanan dari tumbuhan, daun bayam mengantongi beberapa vitamin, misalnya:

  • Provitamin A: Bayam kaya akan karoten, yang kemudian akan diubah tubuh Anda menjadi vitamin A.
  • Vitamin C: Siapa yang tak kenal vitamin ini? Vitamin C adalah molekul antioksidan yang membantu menjaga kesehatan kulit, serta berperan dalam fungsi kekebalan tubuh.
  • Vitamin K1: Merupakan vitamin yang sangat esensial untuk pembekuan darah. Satu helai daun bayam mengandung lebih dari setengah kebutuhan harian kita terhadap vitamin K1.
  • Vitamin B9: Dikenal juga sebagai folat atau asam folat , vitamin B9 sangat penting untuk wanita hamil. Vitamin ini juga krusial agar fungsi sel dan pertumbuhan jaringan tetap normal.

Sayur bayam juga mengandung vitamin lain, seperti vitamin B6 dan vitamin E.

4. Kandungan mineral dalam sayur bayam

Tak hanya vitamin, sayur bayam juga kaya dengan nutrisi mikro lain, yakni mineral. Mineral yang terkandung dalam bayam termasuk:

  • Zat besi: Zat besi boleh jadi signature dari sayur bayam. Zat besi membantu dalam produksi hemoglobin, yakni komponen sel darah merah yang penting untuk transportasi oksigen ke seluruh tubuh.
  • Kalsium: Merupakan mineral yang sangat penting untuk kesehatan tulang. Kalsium juga berperan dalam penyampaian sinyal untuk sistem saraf, jantung, dan otot.
  • Magnesium : Mineral ini berperan dalam metabolisme energi, menjaga fungsi saraf dan otot, mengatur ritme jantung, serta memelihara sistem imun. Bahkan, magnesium juga penting untuk mengendalikan tekanan darah.

5. Kandungan senyawa tumbuhan dalam bayam

Bayam merupakan sayuran yang bernutrisi tinggi. Salah satu kandungan bayam yang membuatnya sangat bersinar adalah senyawa-senyawa tumbuhan. Senyawa tersebut, termasuk:

  • Lutein: Senyawa ini dikaitkan dengan peningkatan kesehatan mata.
  • Kaempferol: Merupakan molekul antioksidan yang dilaporkan menurunkan risiko kanker, serta penyakit kronis
  • Nitrat: Sayur bayam mengandung nitrat dalam jumlah tinggi. Senyawa ini dilaporkan dapat meningkatkan kesehatan jantung.
  • Kuersetin: Merupakan molekul antioksidan yang dapat menangkal infeksi dan peradangan. Bayam adalah salah satu sumber makanan yang kaya dengan kuersetin
  • Zeaxanthin: Seperti lutein, zeaxanthin juga membantu meningkatkan kesehatan mata.

Kandungan bayam memberikan beragam manfaat kesehatan

Karena bayam merupakan superfood dengan kandungan yang bernutrisi, ada beberapa manfaat sayur bayam yang tak bisa dilewatkan. Beberapa manfaat sayur bayam, termasuk:

  • Menjaga kesehatan mata
  • Melawan radikal bebas
  • Berpotensi untuk melawan kanker
  • Mengendalikan tekanan darah

Jangan lupa untuk memvariasikan bayam dengan sayuran lainnya

Namun, pastikan Anda tak terlalu berlebihan dalam mengonsumsi sayur bayam. Sebab, sayur ini meningkatkan risiko batu ginjal karena memiliki kandungan kalsium oksalat yang dapat memicu timbulnya batu ginjal. Selain itu konsumsi bayam juga berisiko terjadinya pembekuan darah pada beberapa individu. Pada akhirnya, memvariasikan makanan sehat menjadi cara terbaik – bukan dengan mengonsumsi makanan itu-itu saja.